Berita  

Sultan R Ajak Publik Jaga Persatuan di Tengah Dinamika Timur Tengah

banner 468x60

JAKARTA, – Salah satu aktivis pemuda Sultan R menyampaikan himbauan damai kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga persatuan, tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta mendukung langkah pemerintah dalam menyikapi dinamika konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataannya, Sultan menilai situasi geopolitik global saat ini membutuhkan sikap bijaksana dan kedewasaan seluruh elemen bangsa. Konflik yang terjadi di Timur Tengah tidak hanya berdampak pada stabilitas kawasan, tetapi juga dapat mempengaruhi kondisi ekonomi, sosial, dan keamanan internasional, termasuk Indonesia sebagai bagian dari masyarakat dunia.

banner 325x300

Sdr. Sultan juga menyampaikan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi pelopor perdamaian serta menjaga ruang publik tetap kondusif. Pemuda diharapkan mampu menghadirkan narasi yang menyejukkan dan mengedepankan nilai kemanusiaan di tengah meningkatnya arus informasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak mudah terhasut oleh provokasi maupun ujaran kebencian yang beredar di media sosial. Indonesia dikenal sebagai bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian, toleransi, dan persaudaraan antarumat manusia,” ujarnya.

Yang bersangkutan juga mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang konsisten mengedepankan diplomasi damai, perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri, serta mendorong penyelesaian konflik melalui jalur dialog internasional. Sikap pemerintah dinilai mencerminkan amanat konstitusi Indonesia yang berkomitmen menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Selain itu, Sdr. sultan mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi terkait konflik internasional. Penyebaran berita bohong, propaganda, maupun konten provokatif dinilai dapat memperkeruh situasi dan memicu perpecahan di tengah masyarakat. (/*ADR).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *