Jakarta Selatan, BERITAPAGIPAGI— Muhammad Ridzki Arahman, alumni SMA PGRI 15 Jakarta Selatan yang juga dikenal sebagai simpul pergerakan pelajar dan pemuda di wilayah Jakarta Selatan, menyampaikan imbauan kepada seluruh pelajar agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.
Dalam keterangannya, Ridzki menekankan pentingnya kewaspadaan dalam menyikapi berbagai ajakan maupun informasi yang beredar, khususnya di media sosial. Ia mengingatkan bahwa provokasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kerap berujung pada tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Saya mengimbau kepada rekan-rekan semua untuk menghindari hal-hal yang mudah memicu provokasi, terutama yang tidak jelas asal-usulnya. Jangan sampai kita terjebak dalam situasi yang merugikan dan membahayakan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ridzki juga menegaskan penolakannya terhadap praktik tawuran pelajar yang hingga kini masih menjadi persoalan serius di kalangan generasi muda. Ia mengajak seluruh pelajar untuk menghentikan budaya kekerasan dan menggantinya dengan kegiatan yang lebih positif.
“Stop tawuran dan hindari narkoba. Kedua hal tersebut hanya akan merusak masa depan dan mengancam keselamatan,” tegasnya.
Ia berharap, melalui imbauan ini, para pelajar di Jakarta Selatan dapat lebih bijak dalam bertindak, menjaga keamanan diri, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan produktif. (/*ADR)













